TINJAUAN PENERAPAN MANAJEMEN RESIKO PADA INDUSTRI JASA KONSTRUKSI DI INDONESIA

Tampanatu, P. F. Sompie and Pangemanan, Syanne and Kandiyoh, Geertje Efraty (2013) TINJAUAN PENERAPAN MANAJEMEN RESIKO PADA INDUSTRI JASA KONSTRUKSI DI INDONESIA. Dosen/Pengajar thesis, Politeknik Negeri Manado.

[img] Text
1. PROSIDING_ITS_2013_Tinjauan Penerapan Manajemen Resiko Pada Industri Jasa Konstruksi Di Indonesia.pdf

Download (335kB)

Abstract

Industri konstruksi seringkali dianggap sebagai suatu industri yang tingkat resikonya tinggi. Resiko yang dihadapi pada suatu proyek konstruksi sudah ada sejak awal proyek, selama proyek berjalan sampai proyek berakhir, bahkan tahapan awal sebelum dimulainya proyek sudah berhadapan dengan resiko. Manajemen resiko merupakan suatu sistem yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengukur semua resiko pada proyek yang dilaksanakan sehingga suatu keputusan yang diambil dapat diterima untuk mengelola resiko. Cara menyeimbangkan ketidak-tentuan resiko dengan kontrak, kebutuhan keuangan, persyaratan operasional dan organisatoris harus diketahui. Dalam rangka untuk mencapai keseimbangan ini, identifikasi resiko dan analisis risiko yang sesuai diperlukan. Kalangan industri dan jasa konstruksi di Indonesia pada umumnya telah menerapkan sistem manajemen resiko pada setiap proyek konstruksi yang mereka kerjakan. Keadaan yang ideal dari suatu proyek konstruksi pada kenyataannya sering tidak sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. Resikoresiko yang menjadi bahan pertimbangan dalam tulisan ini berupa Perubahan dalam pekerjaan; Perubahan dalam peraturan pemerintah; Biaya untuk proses yang legal; Desain yang tidak sesuai; Material yang tidak sesuai; Bahaya pada lingkungan proyek; Ketersediaan pekerja, alat dan material; Ijin dan peraturan; Kualitas pekerjaan; Keselamatan pekerjaan; dan Keselamatan kerja. Kesemua aspek resiko ini akan dilihat terhadap pengaruh resiko yang terjadi seperti Biaya akhir; Waktu rencana; Kualitas konstruksi; Keselamatan konstruksi; dan Lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa survey terhadap 30 perusahaan yang bergerak di bidang industri dan jasa konstruksi, dengan menggunakan penyebaran kuisioner, kemudian ditabulasikan menggunakan Microsoft Excel. Hasil yang diperoleh berupa resiko pada Perubahan yang terjadi dalam Pekerjaan dan Peraturan Pemerintah serta Biaya Proses yang Legal sangat berpengaruh pada Biaya Akhir. Kualitas Konstruksi sangat besar dipengaruhi oleh Desain serta Material yang tidak sesuai. Sedangkan Lingkungan akan sangat besar terpengaruh oleh Bahaya pada Lingkungan Proyek serta Keselamatan Kerja. Ketersediaan Pekerja, Alat dan Material beserta Ijin dan Peraturannya sangat berpengaruh pada Waktu Rencana. Sementara Kualitas Konstruksi sangat dipengaruhi oleh Kualitas Pekerjaan. Kata kunci: manajemen resiko, industri jasa konstruksi

Item Type: Karya Ilmiah (Dosen/Pengajar)
Subjects: I Building Construction > ID Karya Ilmiah
Divisions: Teknik > Jurusan Teknik Sipil
Depositing User: Mr Raymond Walintukan
Date Deposited: 12 Apr 2022 16:34
Last Modified: 12 Apr 2022 16:34
URI: http://repository.polimdo.ac.id/id/eprint/2480

Actions (login required)

View Item View Item