PEMANFAATAN KAOLIN DESA TORAGET KABUPATEN MINAHASA UNTUK MEREDUKSI PEMAKAIAN SEMEN

Putong, Christopher (2016) PEMANFAATAN KAOLIN DESA TORAGET KABUPATEN MINAHASA UNTUK MEREDUKSI PEMAKAIAN SEMEN. Mahasiswa thesis, Politeknik Negeri Manado.

[img]
Preview
Text
Cristopher Putong TA.pdf

Download (743kB) | Preview
Official URL: http://polimdo.ac.id

Abstract

Penelitian pemanfaatan kaolin untuk mereduksi pemakaian semen pada campuran beton adalah sebagai usaha memanfaatkan sumber daya alam untuk menghasilkan beton yang harganya lebih ekonomis tanpa mengurangi mutunya. Perencanaan campuran beton menggunakan metode ACI 211.4R-93 (Guide for Selecting Proportions for High – Strength Concrete with Portland Cement and Fly Ash) yang dimodifikasi dengan menggunakan bahan pozzolan kaolin, bertujuan untuk mencari nilai yang optimal terhadap pemakaian kaolin berdasarkan kuat tekan beton, menganalisa peningkatan kuat tekan beton dengan dan tanpa kaolin, menganalisa nilai absorpsi beton dengan dan tanpa kaolin, mendapatkan korelasi antara kuat tekan dan absorpsi beton dengan dan tanpa kaolin serta menganalisa berat volume beton dengan dan tanpa kaolin. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 3, 7 dan 28 hari sedangkan pengujian absorpsi beton dilakukan pada umur 7 dan 28 hari. Variasi penggunaan kaolin pada campuran beton yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% yang di beri kode BK-0, BK-5, BK-10, BK-15 dan BK-20. Metode yang digunakan pada penelitian ini diawali dengan studi pustaka kemudian dilanjutkan dengan pengujian-pengujian yang dilakukan di Laboratorium Uji Bahan dan Material Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado, dan hasil pengujian beton yang diperoleh dianalisa, dibuat kesimpulan dan disusun menjadi laporan tugas akhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai optimal terhadap pemakaian kaolin berdasarkan kuat tekan beton adalah 10% (BK-10). Prosentase peningkatan kuat tekan beton yang mengandung kaolin lebih tinggi dari pada beton tanpa kaolin. Nilai absorpsi yang diperoleh adalah BK-10 terbukti memiliki nilai absorpsi yang terkecil dibandingkan dengan BK-0, BK-5, BK-15 dan BK-20. Sedangkan korelasi antara kuat tekan dan absorpsi beton dengan dan tanpa kaolin adalah BK-10 memiliki kuat tekan tinggi serta nilai absorpsi yang kecil, sedangkan BK-0, BK-5, BK-15 dan BK20 memiliki kuat tekan yang tidak terlalu tinggi dan nilai absorpsi yang besar. Berdasarkan pengujian berat volume beton menunjukan bahwa makin besar prosentase pemakaian kaolin semakin kecil berat volume beton dan semua beton dalam penelitian ini masuk dalam range beton berbobot normal.

Item Type: Karya Ilmiah (Mahasiswa)
Subjects: I Building Construction > IE Tesis. Disertasi dan Skripsi
Divisions: Teknik > Jurusan Teknik Sipil
Depositing User: Nurvina Dwijayanti
Date Deposited: 25 Oct 2016 13:33
Last Modified: 02 Nov 2016 11:30
URI: http://repository.polimdo.ac.id/id/eprint/498

Actions (login required)

View Item View Item