TINJAUAN PERENCANAAN PONDASI DAN METODE PELAKSANAAN PADA PEMBANGUNAN GEDUNG AUDITORIUM POLITEKNIK NEGERI MANADO

Takaredase, Jansen M. (2016) TINJAUAN PERENCANAAN PONDASI DAN METODE PELAKSANAAN PADA PEMBANGUNAN GEDUNG AUDITORIUM POLITEKNIK NEGERI MANADO. Mahasiswa thesis, Politeknik Negeri Manado.

[img]
Preview
Text
JANSEN M.TAKAREDASE full.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://polimdo.ac.id

Abstract

Pembangunan Gedung Auditorium Politeknik Negeri Manado merupakan bangunan pemerintah di Manado, Sulawesi Utara dengan jenis konstruksi bangunan beton bertulang dan kondisi tanah keras. Pondasi adalah konstruksi bagian bawah (substructure) yang berfungsi untuk memikul beban bangunan di atasnya (upper structure) termasuk beban sendiri dari pondasi untuk diteruskan secara merata ke lapisan tanah di bawahnya. Pondasi yang digunakan untuk pembangunan Gedung Auditorium Politeknik Negeri Manado adalah pondasi bor pile. Pondasi merupakan komponen struktur bawah yang penting di dalam struktur suatu bangunan. perlu untuk merencanakan dimensi pondasi yang lebih efisien, mengetahui kemampuan daya dukung pondasi bor pile, dan mengurauikan metode pekerjaan pondasi bor pile pada Pembangunan Gedung Auditorium Politeknik Negeri Manado. Dalam pembahasan tugas akhir ini perhitungan daya dukung pondasi bor berdasarkan hasil pengujian sondir dapat dilakukan mengunakan metode Mayerhoff, digunakan sebagai acuan dalam menentukan dimensi pondasi yang nantinya akan menghasilkan daya dukung yang sebanding dengan berat bangunan yang bekerja dapat diketehui.Untuk perhitungan berat bangunan dilakukan mengunakan bantuan software SAP 2000 yang menghasilkan berat bangunan terbesar pada salah satu titik pondasi, dan untuk metode pelaksanaan menguraikan tentang pekerjaan pondasi bor pile seperti pekerjaan persiapan, pengeboran, perakitan besi, pengecoran, dan pekerjaan poer dan sloof. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa yang telah dihitung maka dapat disimpulkan bahwa, berdasarkan tinjauan pada titik Pondasi S1, maka didapati bahwa daya dukung pondasi bor pile (p) adalah 241,7 ton mampu untuk memikul beban yang bekerja sebesar 48,2 ton pada titik S1. Adapun hasil dari perhitungan tersebut diameter pondasi dilapangan adalah 60 cm dengan kedalaman 6,40 meter yang mengunakan dua duah tiang pada satu titik pondasi dan hasil tinjauan 60 cm dengan kedalaman 6,40meter hanya mengunakan satu buah tiang saja sudah cukup kuat dan ekonomis. Untuk metode pelaksanaa pekerjaan pondasi bor pile sebaiknya dikerjakan sesuai dengan standar yang ada supaya pelaksanaanya bisa terlaksana dengan baik dan lebih tepat.

Item Type: Karya Ilmiah (Mahasiswa)
Subjects: I Building Construction > IE Tesis. Disertasi dan Skripsi
Divisions: Teknik > Jurusan Teknik Sipil
Depositing User: Nurvina Dwijayanti
Date Deposited: 28 Oct 2016 14:12
Last Modified: 28 Oct 2016 14:12
URI: http://repository.polimdo.ac.id/id/eprint/508

Actions (login required)

View Item View Item