ANALISIS PENILAIAN DAN PENCEGAHAN RESIKO PIUTANG TAK TERTAGIH ENTITAS USAHA FARMASI (Studi Kasus: PT. Indofarma Global Medika)

Katili, Sitti Nur Fitriana (2016) ANALISIS PENILAIAN DAN PENCEGAHAN RESIKO PIUTANG TAK TERTAGIH ENTITAS USAHA FARMASI (Studi Kasus: PT. Indofarma Global Medika). Mahasiswa thesis, Politeknik Negeri Manado.

[img]
Preview
Text
Sitti Katili.pdf

Download (403kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis penilaian dan pencegahan resiko kredit entitas usaha farmasi terhadap faktor-faktor yang menyebabkan piutang tak tertagih, upaya yang dilakukan dalam mengatasi piutang yang tak tertagih serta perlakuan akuntansi terhadap piutang yang tak tertagih. Yang bertujuan untuk mengetahui kebijakan yang diambil perusahaan dalam mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu menganalisis data dengan cara studi pustaka, wawancara langsung kepada beberapa karyawan, dan observasi langsung terhadap kegiatan perusahaan, sehingga menghasilkan gambaran yang jelas. Untuk memperoleh data yang diperlukan, maka Jenis data yang digunakan data primer dan data sekunder. Dalam Penelitian ini menunjukkan bahwa pertama dalam menilai resiko kredit, PT. Indofarma Global Medika menerapkan 5C (Capacity, Character, Capital, Collateral, Condition). Kedua, faktor-faktor yang menyebabkan piutang tak tertagih adalah faktor internal dan faktor eksternal. Ketiga, upaya yang dilakukan dalam mengatasi piutang tak tertagih adalah pemberitahuan melalui telepon bahwa piutang telah jatuh tempo atau penagihan langsung ke konsumen. Keempat, perusahaan tetap mencatat jumlah piutang yang sebenarnya tanpa melakukan pencadangan kerugian piutang ataupun penghapusan piutang secara langsung. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan piutang tak tertagih pada PT. Indofarma Global Medika ialah faktor dari dalam perusahaan dan dari luar perusahaan. Upaya yang dilakukan perusahaan mengatasi piutang tak tertagih yaitu mengontrol pembayaran piutang yang mengalami kemacetan. perusahaan tetap mencatat piutang pada laporan keuangan dengan jumlah yang sebenarnya. Sebaiknyaknya perusahaan menerapakan system denda bagi konsumen yang membayar piutangnya melewati jatuh tempo. Perusahaan juga harus lebih mengontrol pembayaran piutang agar dapat mengurangi resiko piutang tak tertagih. Sebaiknya juga perusahaan harus melaporkan piutangnya sebesar nilai kas neto, agar perusahaan dapat mengetahui jumlah piutang yang kemungkinan tidak dapat ditagih dan berapa piutang yang dapat terkumpul dalam waktu satu periode. Kata Kunci : Manajemen Piutang, Piutang, Piutang tak tertagih.

Item Type: Karya Ilmiah (Mahasiswa)
Uncontrolled Keywords: Manajemen Piutang, Piutang, Piutang tak tertagih
Subjects: A Akuntansi dan Keuangan > AE Tesis. Disertasi dan Skripsi
Divisions: Niaga > Jurusan Akuntansi
Depositing User: Operator
Date Deposited: 01 Jun 2017 08:44
Last Modified: 01 Jun 2017 08:44
URI: http://repository.polimdo.ac.id/id/eprint/990

Actions (login required)

View Item View Item