PENGARUH BAHAN PEREKAT PADA PENYAMBUNGAN BETON (BETON KERAS DAN BETON SEGAR) TERHADAP KEKUATAN LENTUR BALOK

Tambani, Claudia Mawar (2022) PENGARUH BAHAN PEREKAT PADA PENYAMBUNGAN BETON (BETON KERAS DAN BETON SEGAR) TERHADAP KEKUATAN LENTUR BALOK. Mahasiswa thesis, Politeknik Negeri manado.

[img] Text
COVER,DAFTAR ISI,BAB I.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penggunaan beton pada jasa konstruksi saat ini sangat pesat, karena struktur beton merupakan bahan yang paling banyak digunakan pada pembangunan struktur. Proses pekerjaan pengecoran beton kerap kali terpaksa dihentikan karena adanya masalah, maka pengecoranpun terjadi pada dua waktu pengecoran yang berbeda, yang menyebabkan proses pengerasan atau waktu pengikatan beton yang tidak bersamaan dan tidak menjadi satu kesatuan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh bahan perekat Calbond pada sambungan beton keras dan beton segar terhadap nilai kuat lentur. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah silinder berdiameter 100 mm dengan tinggi 200 mm, untuk pengujian kuat tekan guna mengontrol mutu beton. Benda uji balok berukuran 150mm x 150mm x 600mm, untuk pengujian kuat lentur dengan menggunakan metode 2 tumpuan, sedangkan beban terpusat berada di tengah bentang balok. Hasil penelitian memberikan nilai rata-rata kuat lentur dengan variasi proporsi campuran bahan perekat, 1 Calbond + 1 Air + 1 Semen, adalah 2,85 MPa. Nilai kuat lentur rata-rata pada sambungan balok beton tanpa bahan perekat, adalah 2,71 MPa. Sedangkan, nilai kuat lentur rata-rata pada balok beton tanpa sambungan adalah 3,88 MPa. Dengan demikian, balok beton tanpa sambungan memberikan nilai kuat kuat lentur yang lebih tinggi dibandingkan dengan balok beton yang disambung menggunakan bahan perekat Calbond. Hasil evaluasi memberikan fakta bahwa bahan perekat Calbond berpengaruh pada penyambungan beton keras dan beton segar, karena pada pengujian kuat lentur dengan variasi proporsi campuran bahan perekat: 1 Calbond + 1 Air + 1 Semen, memberikan nilai kuat lentur yang lebih tinggi dibandingkan kuat lentur balok beton dengan sambungan, tanpa menggunakan bahan perekat. Selanjutnya, ditemui bahwa tidak ada penurunan yang signifikan dalam pengujian kuat lentur dibandingkan dengan beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Beberapa saran yang dapat disampaikan, yaitu: pada saat pengecoran, lakukan pemadatan beton dengan benar, agar campuran beton terpadatkan dengan baik. Pada proses pengolesan bahan perekat, ketebalan bahan perekat yang diaplikasikan pada permukaan beton keras yang telah dikasarkan harus sesuai spesifikasi yang disyaratkan. Sebaiknya buat proporsi campuran yang akurat agar tekstur dari bahan perekat menjadi sekental cat, serta bahan perekat yang sudah dilaburkan pada beton keras dibiarkan sekitar 8-10 menit, agar diperoleh rekatan yang baik dengan beton segar.

Item Type: Karya Ilmiah (Mahasiswa)
Uncontrolled Keywords: Bahan perekat, kuat lentur, sambungan beton.
Subjects: I Building Construction > IE Tesis. Disertasi dan Skripsi
Divisions: Teknik > Jurusan Teknik Sipil
Depositing User: Mrs Sarini Podomi
Date Deposited: 12 Jul 2023 01:36
Last Modified: 12 Jul 2023 01:36
URI: http://repository.polimdo.ac.id/id/eprint/3091

Actions (login required)

View Item View Item