PEMETAAN RUAS JALAN LINGKAR DANAU TONDANO MENGGUNAKAN FOTOGRAMETRI UDARA DENGAN METODE SMALL UNMANNED AERIAL VEHICLE (SUAV) STA 22+100 – STA 44+200

Hutabarat., Tiurma S. (2023) PEMETAAN RUAS JALAN LINGKAR DANAU TONDANO MENGGUNAKAN FOTOGRAMETRI UDARA DENGAN METODE SMALL UNMANNED AERIAL VEHICLE (SUAV) STA 22+100 – STA 44+200. Mahasiswa thesis, Politeknik Negeri manado.

[img] Text
Cover,Daftar Isi, Bab I.pdf

Download (18MB)

Abstract

Pemetaan merupakan proses penyajian suatu informasi tentang permukaan bumi berupa fakta, termasuk bentuk permukaan bumi dan kekayaan alamnya berdasarkan skala, sistem proyeksi, serta berbagai simbol dan dan lambang dari unsur yang ada di bumi. Pemetaan dengan menggunakan Small Unmanned Aerial Vehicle (SUAV) adalah suatu proses pembuatan peta menggunakan foto udara dengan hasil gambar yang beresolusi tinggi juga dengan waktu yang lebih cepat dan efisien sehingga kita dapat menghemat waktu jika dibandingkan dengan menggunakan metode konsvensional. Ground Control Point (GCP) dibuat untuk meningkatkan akurasi ketelitian geometrik dari hasil foto udara drone. Titik GCP ini diamati menggunakan GPS geodetik dengan akurasi submilimeter. Instalasi dan pengukuran GCP telah dibakukan dalam dokumen SNI 19-6724-2002 dan serta Peraturan Kepala Badan Informasi Geospasial No 6 tahun 2018 tentang Pedoman Teknis Ketelitian Peta Dasar. Penelitian ini bersifat studi lapangan dengan data–data yang dilakukan pada Ruas Jalan Lingkar Danau Tondano STA 21+100 – STA 44+200, Kabupaten Minahasa, Indonesia. Pengambilan data lapangan menggunakan Small Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk foto udara dan GPS Geodetik. Drone diperlukan untuk pengambilan objek kawasan, sedangkan pengukuran Ground Control Point (GCP) menggunakan metode Real-Time Kinematic (RTK). Hasil dari penelitian yang dilakukan pada Ruas Jalan Lingkar Danau Tondano STA 21+100 – STA 44+200 menghasilkan resolusi spasial yaitu 11,7 Cm/Pix. Dari hasil uji akurasi koordinat planimetris hasil pemetaan foto udara didapatkan nilai CE90 sebesar 0.003 m dan nilai LE90 sebesar 0.004 m yang berarti hasil uji akurasi horizontal ketelitian peta memenuhi untuk skala 1:1000 yaitu masuk kedalam kelas 1 dengan ketelitian maksimum 0.3 m. Survey pemetaan menggunakan metode Small Unmanned Aerial Vehicle (SUAV) ini jauh lebih cepat dan efisien berbeda dengan metode konvensional. Panjang jalan yang dipetakan yaitu 22,1 kilometer diselesaikan dengan waktu 4 hari, dibandingkan dengan metode konvensional bisa memakan waktu 20 hari bahkan lebih.

Item Type: Karya Ilmiah (Mahasiswa)
Uncontrolled Keywords: Pemetaan, Fotogrametri, Small Unmanned Aerial Vehicle (SUAV), Ground Control Point (GCP)
Subjects: I Building Construction > IE Tesis. Disertasi dan Skripsi
Divisions: Teknik > Jurusan Teknik Sipil
Depositing User: Mrs Sarini Podomi
Date Deposited: 06 Dec 2024 01:42
Last Modified: 06 Dec 2024 02:30
URI: http://repository.polimdo.ac.id/id/eprint/3465

Actions (login required)

View Item View Item