LOKAS, FEBY FEBIOLA (2024) ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA TEKNOLOGI ETHERNET PASSIVE OPTICAL NETWORK (EPON) DAN GIGABIT PASSIVE OPTICAL NETWORK (GPON) PADA JARINGAN FIBER TO THE HOME (FTTH) DI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO. Mahasiswa thesis, Politeknik Negeri manado.
|
Text
PUJI TUHAN SKRIPSI FEBY FEBIOLA LOKAS.pdf Download (4MB) |
Abstract
Feby Febiola Lokas, Analisis Perbandingan Kinerja Teknologi Ethernet Passive Optical Network (EPON) dan Gigabit Passive Optical Network (GPON) Pada Jaringan Fiber To The Home (FTTH) di Jurusan Teknik Elektro. Skripsi, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Manado, 2024. (Pembimbing 1, Maksy Sendiang. SST, MIT. Pembimbing 2, Roby Stevi Lumbu, SST.,MT) Kebutuhan akan jaringan internet yang cepat dan andal telah mendorong pengembangan teknologi Fiber to the Home (FTTH). Dalam implementasinya, dua teknologi utama yang digunakan adalah Ethernet Passive Optical Network (EPON) dan Gigabit Passive Optical Network (GPON). Kedua teknologi ini menawarkan pendekatan yang berbeda dalam hal kecepatan transmisi dan efisiensi bandwidth. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis perbandingan kinerja antara EPON dan GPON pada jaringan FTTH, khususnya di Jurusan Teknik Elektro. Fokus penelitian mencakup analisis power link budget, performa bandwidth, serta performa perangkat jaringan seperti Optical Line Terminal (OLT) dan splitter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Action Research dengan tahapan yang mencakup diagnosa, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan pembelajaran. Pengujian dilakukan melalui pengukuran langsung menggunakan Optical Power Meter (OPM) dan perhitungan matematis untuk mengevaluasi kinerja jaringan. Hasil pengujian power link budget menunjukkan bahwa nilai redaman pada teknologi GPON lebih unggul dengan nilai power receive -18,98 dBm, dibandingkan EPON yang mencapai -20,28 dBm. Pengujian redaman pada OLT menunjukkan bahwa EPON memiliki redaman lebih baik pada panjang gelombang 1310 nm dan 1490 nm, dengan nilai masing-masing 6,31 dB dan 5,90 dB, sementara GPON memiliki redaman sebesar 6,83 dB dan 6,30 dB pada panjang gelombang yang sama. Pada beberapa skenario tertentu, EPON menunjukkan performa yang lebih stabil, terutama pada penggunaan splitter dengan rasio 1:8 dan 1:16, di mana redaman sinyalnya lebih kecil dibandingkan GPON. Namun, GPON lebih unggul dalam uji performa bandwidth dengan kecepatan 41,1 Mbps, dibandingkan EPON yang kecepatannya 34,2 Mbps . Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang tepat untuk pemilihan teknologi jaringan FTTH yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, baik dari segi efisiensi biaya maupun performa jaringan secara keseluruhan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan jaringan FTTH yang lebih optimal di masa depan.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Mahasiswa) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | FTTH, EPON, GPON, power link budget, OLT, splitter, bandwidth |
| Subjects: | M Informatika > ME Tesis. Disertasi dan Skripsi |
| Divisions: | Teknik > Jurusan Teknik Elektro |
| Depositing User: | Mrs Sarini Podomi |
| Date Deposited: | 11 Jun 2025 06:08 |
| Last Modified: | 11 Jun 2025 06:08 |
| URI: | http://repository.polimdo.ac.id/id/eprint/3841 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
