Raranta, Hana C. (2023) PENGARUH SUBSTITUSI POZOLAN ALAM (TRAS) TERHADAP SEMEN DITINJAU DARI KUAT TEKAN CEMENT TREATED BASE (CTB. Mahasiswa thesis, Politeknik Negeri manado.
|
Text
Cover,Daftar isi, Bab I.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penggunaan tipe perkerasan Cement Treated Base (CTB) semakin banyak diaplikasikan di Indonesia. Tipe perkerasan ini menggunakan semen sebagai bahan pengikat perkerasan yang digunakan untuk meningkatkan daya dukung dari lapis perkerasan jalan. Dengan demikian maka penggunaan semen dalam dunia konstruksi semakin banyak yang menyebabkan permintaan semen meningkat. Hal ini berpengaruh buruk terhadap lingkungan karena dalam proses produksi semen menghasilkan cukup banyak polusi udara. Pozolan alam (Tras) yang melimpah di Indonesia khususnya di Sulawesi Utara berpotensi untuk digunakan untuk mengurangi penggunaan semen pada pekerjaan lapis perkerasan jalan. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mendapatkan pengaruh substitusi pozolan alam (tras) terhadap semen yang ditinjau dari kuattekan Cement Treated Base (CTB).Material LPA diambil dari quarry Kakaskasen dan pozolan alam (tras) diambil di Minahasa. Dalam penelitian ini dilakukan Unconfined Compressive Strength Test (UCS) atau pengujian kuat tekan untuk mendapatkan pengaruh substitusi pozolan alam (tras) terhadap semen. Variasi substitusi tras sebesar 0%, 15%, 20% dan 25% terhadap berat semen yang mendapatkan nilai kuat tekan berturut-turut sebesar 49,82 kg/cm2, 34,75 kg/cm2, 15,52 kg/cm2 dan 12,61 kg/cm2 .Hasil pengujian didapatkan bahwa semakin tinggi kadar substitusi tras maka semakin turun nilai kuat tekan yang dihasilkan. Faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi nilai kuat tekan adalah kandungan kimia CaO dari tras yang relatif lebih kecil dibanding dengan PCC juga durasi perawatan benda uji selama 7 hari sesuai dengan Spesifikasi Standar Nasional Indonesia 8141:2015. Untuk nilai kuat tekan tertinggi pada campuran dengan variasi substitusi tras, didapatkan pada kadar variasi 15% dengan nilai rata-rata 34,75 kg/cm2 walaupun belum memenuhi spesifikasi kuat tekan Cement Treated Base (CTB). Berdasarkan hasil tersebut maka disimpulkan bahwa substitusi pozolan alam (tras) 15%-25% tidak memberikan kontribusi peningkatan kuat tekan CTB pada umur 7 hari. Oleh sebab itu, masih diperlukan penelitian lanjutan dengan menggunakan material lain yang memiliki lebih banyak kandungan CaO seperti fly ash sebagai bahan substitusi sebagian semen, kadar air optimum juga perlu ditinjau pada setiap penambahan pozolan alam (tras) sehingga diharapkan dapat memperoleh kadar air optimum yang tepat untuk campuran Cement Treated Base(CTB) dengan variasi pozolan alam (Tras).
| Item Type: | Karya Ilmiah (Mahasiswa) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cement Treated Base (CTB), Kuat Tekan, Pozolan Alam (Tras) Substitusi, Semen |
| Subjects: | H Roads and Bridges > HE Tesis. Disertasi dan Skripsi |
| Divisions: | Teknik > Jurusan Teknik Sipil |
| Depositing User: | Mrs Sarini Podomi |
| Date Deposited: | 20 Aug 2024 02:39 |
| Last Modified: | 20 Aug 2024 02:39 |
| URI: | http://repository.polimdo.ac.id/id/eprint/3395 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
