MARAMIS, Miranda Merryati (2022) BROWNIES DENGAN BAHAN UTAMA UBI JALAR UNGU DAN GULA SEMUT KELAPA SEBAGAI MENU DESSERT. Mahasiswa thesis, Politeknik Negeri Manado.
|
Text
MIRANDA MERRYATI MARAMIS_JDB.pdf Download (1MB) |
Abstract
Ubi jalar ungu cukup melimpah di Indonesia, namun belum secara maksimal dimanfaatkan oleh manusia dalam penganekaragaman makanan. Oleh karena itu perlu suatu upaya untuk meningkatkan nilai tambah dari ubi jalar ungu dengan mengolah menjadi beranekaragaman produk seuai dengan zaman sekarang. Ubi jalar ungu adalah salah satu komoditas pertanian jenis umbi-umbian yang cukup penting di Indonesia sebagai sumber pangan. Brownies kukus merupakan produk yang dihasilkan dari tepung terigu atau dari jenis tepung lain untuk menambah zat gizi yang diproses dengan pengukusan atau pengovenan. Pemanfaatan ubi jalar ungu pada pembuatan brownies kukus diharapkan dapat meningkatkan gizi dan kesukaan masyarakat terhadap ubi jalar ungu sehingga ubi jalar ungu tidak hanya dimanfaatkan sebagai pembuatan snak traditional saja. Maka dari itu, penulis akan mengelolah UBI JALAR UNGU menjadi Brownies sebagai menu utama dalam pembuatan DESSERT, yang dimana penulis menggunakan metode memasak yaitu BAIN MARIE dari penelitian ini penulis berharap makanan Dessert ini dihasilkan dengan baik dan bisa bermanfaat bagi pembaca dan masyarakat, bahkan bisa menjadi makanan yang popular di dunia industri khususnya di “Food and beverage product”. Bahan-Bahan 1. Ubi jalar ungu Ubi Jalar Ungu yang dipakai adalah ubi jalar kecil atau bisa disebut baby purple sweet potato dengan banyaknya 250 gr Ubi Jalar Ungu sebagai bahan utama. 2. Telur Telur dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam proses pembuatan produk-produk bakery, terutama untuk proses pembuatan cake dan adonan manis. Telur dalam pembuatan brownies berfungsi untuk membentuk suatu kerangka yang bertugas sebagai pembentuk struktur, sebagai pelembut, dan pengikat. Pemakaian telur dalam pembuatan brownies secara umum dicampurkan dengan gula lalu dikocok dengan mixer hingga kental dan telur yang dipakai sebanyak 2 butir telur. 3. SP Cake Emulsifier adalah bahan tambahan untuk mengembangkan dan menstabilkan adonan cake. Bentuknya seperti jelly yang berwarna kuning. Ada beberapa jenis cake emulsifier, akan tetapi yang paling banyak digunakan adalah SP : Ovalete/Sp/TBM, Sp Ryoto, Sponge 28, Spontan 88 dan Starkies, banyaknya sp yang dipakai adalah 1 Sendok Makan/sdm Sp. 4. Vanilli Vanili dari Batavia Food & chemicals digunakan untuk memberikan pengharum alami pada makanan dan minuman,berbentuk bubuk yang Kegunaanya baik untuk membuat cake, karena tidak dapat mempengaruhi tekstur cake dan dapat menambah aroma yang enak dan nikmat, serta dapat menghilangkan bau amis telur dan apek pada terigu yang kita gunakan, banyaknya yang dipakai adalah ¼ Sendok makan/sdm. 5. Gula palm merupakan bahan yang digunakan untuk memberikan rasa manis. Pemberian gula palm pada pembuatan brownies berfungsi untuk memberikan rasa dan berpengaruh terhadap pembentukan struktur brownies, memperbaiki tekstur dan keempukan, memperpanjang kesegaran dengan cara mengikat air, serta merangsang pembentukan warna yang baik, banyaknya gula palm yang di pakai sebanyak 100gr gula palm. 6. Tepung terigu merupakan tepung yang dihasilkan dari penggilingan biji gandum yang secara umum digunakan untuk bahan baku produk pangan, seperti mi (mi instan, mi basah dan mi kering), biskuit, cake, serta roti. Fungsi dari tepung terigu dalam pembuatan brownies adalah sebagai pembentuk struktur brownies, pengikat bahan-bahan lain dan mendistribusikan secara merata, serta berperan dalam membentuk cita rasa.banyaknya tepung yang terpakai sebanyak 50gr tepung terigu protein sedang. Minyak Goreng Fungsi minyak goreng dalam pembuatan brownies adalah sebagai pelumas adonan, meningkatkan kelembutan dan keempukan, meningkatkan cita rasa dan meningkatkan nilai gizi atau nutrisi. Lemak yang digunakan jika terlalu banyak ditambahkan akan mengakibatkan brownies lembek dan memiliki daya simpan yang kurang lama. Banyaknya minyak goreng yang dipakai sebanyak 100ml minyak goreng. Pewarna makanan(ungu) Pewarna makanan merupakan zat aditif yang digunakan untuk meningkatkan penampilan makanan segar dan olahan. Tujuan pemberian warna dimaksudkan agar makanan terlihat lebih berwarna sehingga, menarik perhatian konsumen. banyaknya pewarna yang dipakai adalah 10 tetes Kesimpulan berdasarkan penelitian uji coba yang sudah dilakukan penulis sebanyak 3 kali, beserta mengumpulkan data hasil penilaian dari 3 Chef ahli bagian Pastry yang menjadi responden melalui penilaian rasa,tekstur,aroma dan warna dimana hari pertama Brownies Ubi Jalar Ungu dengan Lapisan Coklat banyak yang suka tetapi takarannya yang belum stabil sampai hilang rasanya dari Ubi Jalar ungu, di hari kedua Brownies ubi Jalar Ungu dengan Lapisan Santan dan gula merah ada beberapa yang suka tetapi merusak tekstur dari Brownies menjadi basah karena Gula merah yang mencair dengan cepat dan dihari ke tiga dibuatnya dua resep yang berbeda dimana Brownies ubi Jalar Ungu leyer coklat dan santen tanpa gula merah cair dua dari tiga responden lebih suka coklat daripada santen , maka dapat ditarik kesimpulan Brownies ubi jalar ungu dapat dimodifikasikan menjadi suatu dessert yang layak dikonsumsi oleh semua kalangan menjadi sebuah dessert atau makanan penutup yang enak dinikmati saat dingin maupun suhu ruang dan dapat dijadikan suatu peluang bisnis yang bagus buat pengusaha serta juga bagian Food & Beverage Product.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Mahasiswa) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | BROWNIES, UBI JALAR UNGU, GULA SEMUT KELAPA, DESSERT |
| Subjects: | E Hospitality and Tourism > EE Tesis. Disertasi dan Skripsi |
| Divisions: | Niaga > Jurusan Pariwisata |
| Depositing User: | Mr Sonnie Marsabessy |
| Date Deposited: | 26 Aug 2024 03:58 |
| Last Modified: | 26 Aug 2024 03:58 |
| URI: | http://repository.polimdo.ac.id/id/eprint/3416 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
