DONDO, THEOFILUS A (2024) PENGARUH RASIO SEMEN DAN AGREGAT DALAM PEMBUATAN BETON BERPORI YANG MENGGUNAKAN ABU TERBANG BERVOLUME TINGGI. Mahasiswa thesis, Politeknik Negeri manado.
|
Text
SKRIPSI THEOFILUS A.DONDO (20012107).pdf Download (9MB) |
Abstract
Beton berpori adalah salah satu beton yang ramah lingkungan yang berfungsi meloloskan limpasan air pada permukaan sehingga dapat bermanfaat untuk mengurangi resiko banjir. Penelitian ini dilakukan untuk memanfaatkan limbah industri abu terbang dalam pembuatan beton berpori menggunakan volume tinggi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah abu terbang pada beton berpori berdasarkan pada pengujian kuat tekan, kuat tarik (splitting), void ratio, dan infiltrasi. Adapun komposisi campuran beton berpori yang direncanakan mengacu pada ACI 522R-10 “Report on Pervious Concrete”, sedangkan pengujian kuat tekan berdasarkan SNI 1974:2011 tentang “Cara uji kuat tekan beton dengan benda uji silinder” dan pengujian kuat tarik berdasarkan SNI 03-2491-2002 tentang “Metode pengujian kuat tarik belah beton”, untuk pengujian void ratio berdasarkan ASTM C 642-90 “Standard Test Method for Density, Absorption, and Voids in Hardened Concrete”, dan uji infiltrasi berdasarkan ASTM C 1701M-09 “Standard Test Method for Infiltration Rate of In Place Pervious Concrete”. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh rasio semen dan agregat 1;3,5 memberikan kuat tekan maksimum sebesar 6,8 MPa pada umur 7 hari. Hasil ini lebih besar daripada penggunaan rasio agregat dan semen sebesar 1:5. Mengganti semen dengan abu terbang memberikan penurunan sebesar 57% pada campuran dengan rasio semen agregat 1:3,5 demikian untuk rasio 1:5. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan prosentase abu terbang berpengaruh pada penurunan nilai kuat tekan beton berpori sama seperti pada hasil kuat tarik belah. Pada pengujian void ratio yang memanfaatkan abu terbang, rongga-rongga udara pada beton berpori mulai tertutup sehingga memberikan nilai void yang lebih kecil dibandingkan tanpa menggunakan abu terbang. Adapun pengujian infiltrasi memberikan hasil yang menunjukkan laju infiltrasi yang lebih lambat saat menggunakan abu terbang. Sesuai data dan hasil yang telah dilakukan, penggunaan beton berpori dengan memanfaatkan abu terbang hanya dapat diaplikasikan pada area yang mempunyai volume beban yang ringan.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Mahasiswa) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Beton Berpori, Limbah Abu Terbang, Kuat Tekan, Kuat Tarik, Void Ratio, Infiltrasi |
| Subjects: | I Building Construction > IE Tesis. Disertasi dan Skripsi |
| Divisions: | Teknik > Jurusan Teknik Sipil |
| Depositing User: | Mrs Sarini Podomi |
| Date Deposited: | 24 Jun 2025 05:27 |
| Last Modified: | 24 Jun 2025 05:27 |
| URI: | http://repository.polimdo.ac.id/id/eprint/3994 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
